INIKAH AKHIR DARI KARIR MUSIK YUI?

INIKAH AKHIR DARI KARIR MUSIK YUI? Penggemar yui (Yoshioka Yui)––digemparkan dengan postingan salah satu member kondang fansite yang mengabarkan tentang keadaan terakhir kesehatan dan karir musisi favorit mereka. Pasalnya,...
INIKAH AKHIR DARI KARIR MUSIK YUI?
INIKAH AKHIR DARI KARIR MUSIK YUI?
INIKAH AKHIR DARI KARIR MUSIK YUI?
Penggemar yui (Yoshioka Yui)––digemparkan dengan postingan salah satu member kondang fansite yang mengabarkan tentang keadaan terakhir kesehatan dan karir musisi favorit mereka. Pasalnya, mendapatkan informasi tentang yui itu susah-susah gampang, harus mau ‘ngubek-ngubek‘ ekstra dan tidak bisa mengharapkan media mainstream akan menulis berita tentangnya, atau band barunya, FLOWER FLOWER.
Kebanyakan fans mengetahui yui sedang menjalankan aktivitas bersama FLOWER FLOWER dan sampai saat ini sudah mengeluarkan satu album (Mi) dan satu mini-album (Shiki). Kebanyakan fans mengira yui sedang bahagia bersama band dan pacar barunya setelah mengakhiri karir solonya lewat pernyataannya dua tahun lalu. Tapi, postingan user bernama kikino di situs fanbase yui-lover.com ternyata berkata lain.
Oke, sebenarnya website ini tidak biasanya bikin tulisan berita, tetapi saya memang butuh tempat untuk curhat dan menumpahkan kekesalan akan hal ini sebagai penggemar yui. Juga ternyata banyak fans yang belum mengetahui informasi ini karena tidak mengerti bahasanya. Jadi itung-itung menyebarkan informasi, saya tulis juga tulisan ini akhirnya. Berikut adalah kutipan yang sudah saya terjemahkan dari postingan kikino di yui-lover.com:
Hello, guys
Ini ada informasi banyak banget, jadi take your time xD
Seperti yang kita semua tahu, yui sudah keluar dari jangakauan media cukup lama sekarang.
Mereka (FLOWER FLOWER) sudah mengeluarkan dua album, tapi yui bisa dikatakan belum “hadir”.
yui mengumumkan panic disordernya lebih dari setahun yang lalu. Dan untuk beberapa waktu setelah itu, dia menceritakan tentang perkembangan pengobatannya di diary nya. Dia masih melakukan latihan dan rekaman dari waktu ke waktu. Tapi semua itu sudah berhenti sekarang. Atau setidaknya tidak diberitakan lagi.
Jadi, aku menghabiskan waktuku mencari tahu apa yang terjadi pada yui. Manajernya, anggota bandnya, dan beberapa teman-temannya membuat tembok batu di sekelilingnya dan tidak mau bicara tentang yui atau tentang kesehatannya. Beberapa ada yang men-setting akun twitternya menjadi privat, yang lain menghapus tweet-tweetnya, untuk memastikan semua jejak-jejak tentang keadaan yui sekarang tetap gelap. Semua kerahasiaan ini hanya akan menimbulkan pertanyaan “apa dia masih sakit?”, apa keadaannya memburuk?”, “apa dia sudah sembuh tapi memutuskan untuk tidak melanjutkan karirnya?”, tidak ada yang bisa kita lakukan selain berspekulasi.
Akhirnya, baru seminggu yang lalu, aku berhasil mendapatkan statement singkat dari teman dekat yui:
“Untuk yui, ada hari-hari yang baik dan ada hari-hari yang buruk”.
Singkat, tapi sangat berarti.
Jadi yui masih berjuang melawan panic disordernya, dan setelah sekian lama, mungkin juga depresi. Jika setelah setahun pengobatan belum juga ada perkembangan berarti dari kondisinya, maka kita semua bisa memperkirakan akan ada absen yang panjang. Lagu-lagu yang termuat di album “Mi” dan “Shiki” semuanya dibuat dan direkam sebelum penyakit yui tersiar ke publik. Itu membuat manajemennya bisa meluncurkan album-album ini dan membuatnya seolah-olah selama ini yui aktif. Tapi sebenarnya yui sudah lama tidak berkarya.
Kontrak tai kucing macam apa yang yui tandatangani, kita tidak akan pernah tahu, tapi satu hal yang pasti, Sony dan Stardust akan melakukan yang terbaik untuk membuat kita melupakan yui dan bandnya. Mereka sudah menghalang-halangi FLOWER FLOWER bahkan saat yui baru memulainya. Promosi yang hampir sama sekali tidak ada dari Shiki sudah selesai, dan semuanya terhenti tanpa sedikitpun tanda-tanda ketertarikan dari fans. Ini juga pertama kalinya dalam karir yui, staffnya tidak memberikan ucapan ulangtahun di hari ulangtahunnya. Apa yang mereka lakukan di twitter adalah murni cerminan dari kurangnya rasa hormat, untuk yui dan kita.
Aku bisa bilang, Sony meninggalkannya. Dan aku juga merasa kalau anggota band nya juga kaki tangan dari semua ini: mengabaikan semua pertanyaan terkait yui dan FLOWER FLOWER. Tapi aku meragukan itu. Mungkin mereka juga berada di bawah kontrak konyol yang melarang mereka membicarakan tentang hal tersebut.
Sekarang saat mereka sudah kehabisan materi untuk ditawarkan di pasar, ketidakhadiran yui akan segera disadari bukan hanya oleh hardcore-fans, tapi juga oleh publik.
yui memulai FLOWER FLOWER untuk mendapatkan kemerdekaan yang YUI tidak punya. Dan dia merdeka untuk sesaat. Bermain musik di tempat kecil yang dia inginkan, dengan cara yang dia inginkan. Sharing dengan para fans nya setiap habis tampil. Menatap mata mereka dan mengatakan terimakasih dari hati. Dia benar-benar berencana untuk keluar dari Sony (aku tahu ini benar). Tapi sesuatu terjadi di tengah jalan, dan dia tidak bisa terbebas. Larangan-larangan dimulai lagi, dan semua kekangan yang dia sudah lelah dengannya, mulai berdatangan lagi satu persatu.
Sekali lagi, yui dipisahkan dari fansnya. Namun kali ini, bahkan lebih buruk. Tidak ada pesan lagi di website barunya, menyisakan hanya akun twitter sebagai satu-satunya cara fans untuk menjangkaunya. Akun twitter yang sudah mati.
Aku menyalahkan Sony atas penyakit yui. Aku menyalahkan Stardust dan Shinichi Fukuda atas penyakit yui. Dan untuk menghancurkan mimpinya.
Pada keadaan ini, aku rasa sudah bisa diasumsikan bahwa yui akan menghilang untuk waktu yang lama. Dan hiatus-tanpa-kabar ini akan berlangsung lebih lama dari yang sebelum-sebelumnya. Dan siapa tahu juga, karir yui sebagai penyanyi mungkin bisa berakhir.
Pada 2012, yui pergi berlibur ke Paris. Ini terjadi dua minggu sebelum akhir dari aktivitasnya sebagai YUI diumumkan. Belakangan ini aku kontak-kontakan dengan orang yang menjadi tuan rumah yui di apartemennya di Paris. Dia adalah pria yang biasa menyiapkan guided tour untuk turis Jepang. Sangat profesional. Aku membuatnya menceritakan sedikit pengalamannya. (Aku masih tidak percaya bisa berhubungan dengan pria ini).
Pria ini mengantarkan yui keliling kota, bahkan memasak untuknya. Sebagai gantinya, yui menyanyikan satu-dua lagu untuknya di apartemennya. Setelah berbicara tentang banyak hal, dia menganggap yui adalah orang yang sangat baik, tapi dia merasa bahwa energi di sekitar staffnya semacam negatif.
yui pergi ke Paris dengan diam-diam, tapi tetap saja ada yang mengenalinya di jalan satu-dua kali.
Pria ini berkata:
“Aku bisa bahasa Jepang, tapi bahasa Inggris yui buruk” (lol)
“yui sangat rendah hati dan tidak suka brand mahal”
“Dia menikmati kunjungan yang kita lakukan ke gereja. Katanya dia merasa seperti mendapatkan siraman inspirasi cahaya rohani”
“Dia bilang dia ingin membuat lagu untuk orang lain. Dia sudah membuat lagu-lagu untuk band kecil anak-anak”
“Dia menikmati waktunya, dan dia kecewa saat harus pergi”.
Tentang manajer yui, pria ini berkata:
“Fukuda tidak begitu baik. Dia mengendalikan yui sepenuhnya, dia seperti firewall”
“Dia tidak mau aku mengambil gambar atau apapun, tapi dia tidak bisa mengendalikanku”
“Fukuda cuma sound engineer, dia tidak mengerti tentang hubungan dan tidak mengerti konsep dari komunikasi”
“Ada juga wanita lain yang jadi manajer yui, yang sangat profesional dan mengurusi yui”
Dia tidak bisa mengingat namanya.
Tentang kondisi yui saat ini, pria ini berkata:
“Aku rasa dari awal, karena manajemen yang buruk, YUI menandatangani kontrak yang buruk dan namanya dikendalikan. Dan dia tidak bisa melakukan sesuatu sesuai keinginannya”.
“Saat dia menjadi independen, TV dan acara musik tidak mau mengikutsertakannya, karena dia bukan bagian dari komunitas showbiz Jepang”
“Di sistem di Jepang, kamu cuma bisa berkarya lewat koneksi”
“Di Industri musik Jepang, sekitar 80% pendapatan mengalir ke agen atau produser. Banyak artis seperti yui tidak punya banyak uang”.
Dari waktu yang singkat bersama yui itu, pria ini mendapat kesimpulan yang sama: manajernya kampret banget.
yui akan lebih baik jika saja dia jadi indie. Media sosial adalah alat yang luar biasa untuk artis zaman sekarang. Tapi orang-orang Stardust malah takut. Mereka bahkan tidak bisa paham potensi dari media sosial. Apa sih yang bisa kita harapkan dari orang-orang yang melihat Youtube sebagai ancaman?
Mungkin 10 tahun lagi kita akan tahu kenapa yui tetap menlanjutkan hubungan beracunnya dengan Sony. Tapi untuk saat ini, satu-satunya yang dapat kita lakukan adalah menanti. yui mungkin akan berhenti perform dan–mengikuti jalan Hisashi–jadi produser untuk artis lain.
Apa yang akan jadi keputusan yui, hanya waktu yang bisa menjawabnya.
Waktu yang panjang, takutnya.
***
Setelah baca postingan tersebut, saya sangat sedih dan juga kesal, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Kekesalan saya mencapai level ingin menulis nama Shinichi Fukuda di Death Note. Death Note mana, Death Note? Sangat menyayat hati betapa melihat gadis polos berbakat dari Fukuoka kita, berada di antara ular-ular berbisa Tokyo. Well, walau semua spekulasi di atas belum tentu benar, setidaknya kita paham seperti apa kondisi yui sekarang, yang selama ini sangat susah terendus akibat konspirasi mulus.
Oh ya, bagi yang belum paham, kaget, dan masih bertanya-tanya “loh emang yui punya band ya? ini yui yang ngisi OST Bleach itu kan? kok rambut yui jadi pirang dan pendek?” alias yang gak terlalu update tentang berita yui dan FLOWER FLOWER (soalnya emang susah juga), silahkan sambangi link ini, berisi quick recap FLOWER FLOWER dari mulai yui hiatus, bikin FLOWER FLOWER dari manggung sembunyi-sembunyi di kafe-kafe kecil, sampai ngeluncurin dua album.
Yang pasti, mari doakan yui agar semua permasalahan ini selesai, ular-ular berbisa di sekitarnya bisa segera menghilang dan dia bisa menikmati musiknya lagi. Yang terbaik untuk yui.
Categories
Female IdolJapanese Aidoru

RELATED BY

Inline
Inline